Senin, 14 Juli 2014

#Dreinotdry : Regal Cake Pops

Semester dua udah selesai dan sekarang lagi menjalani tiga bulan hari libur. Ya, sebenernya gak tiga bulan banget sih, sekitar pertengahan Juni-akhir Agustus. Bulan Juni sesudah UAS dipakai untuk latihan KTF, Konser Radha Sarisha III "Bhineka&Puspa". Setelah latihan KTF resmi beres karena sudah lewat hari H maka hari libur gw baru resmi dimulai. Akhir Juni itu langsung masuk ke bulan Ramadhan, yang artinya puasa, yang artinya gak bisa jalan-jalan makan.

Membayar hutang #Dreinotdry. Gw belum nulis apapun di blog ini. Jadi, ini adalah bentuk minta maaf ke diri sendiri gitu deh.

Hari-hari berlalu dengan santai leha-leha di rumah dan gw sangat menikmatinya haha. "Time you enjoy wasting is not wasted time" mungkin bisa menjadi pembelaan gw (Walaupun dalam kasus lain quote ini bisa berakibat fatal).

Setelah leha-leha cukup lama akhirnya memutuskan untuk membayar hutang kepada rencana-rencana liburan yang ada di otak gw selama masa UAS (yap, UAS belum beres udah mikirin liburan duluan). Hasil membayar hutangnya adalah................


Cake Pops adalah kue berbentuk lolipop. Bentuknya bervariasi dari yang standar, bentuk bulat, sampai yang lucu-lucu kayak bertema sesuatu atau karakter animasi, misalnya bentuk minions, karakter dalam film Despicable Me. Kalo dari yang gw liat-liat, cake pops itu kue diancurin terus dibentuk gitu, nah karena males sama kue dan pengen yang praktis, jadilah bahan dasarnya gw subtitusi dengan biskuit Regal.


Bahan-bahannya gampang, di toko bahan kue pasti ada. Bahan-bahannya antara lain :
1. Tusukan
2. Coklat, disini pakai Mercolade Violet Blueberry. Bisa pake warna-warna lain sesuai kreatifitas
3. Biskuit Regal
4. Sprinkle, untuk hiasan
5. Susu kental manis coklat

Bikinnya gampang banget. Prosesnya sama dengan cara bikin kue bola-bola coklat yang ada disini. Bedanya, setelah dibentuk bulat, gak dicelupin ke susu kental manis dan diguling-guling di meses lagi. Setelah dibentuk langsung ditusuk ke tusukan, lalu dicelupin ke coklat yang udah dilelehin terlebih dahulu. Inget, lelehin coklatnya pakai panci diisi air terus ditaro panci lagi di atasnya.


 

Kalo udah kayak gini, tinggal finishing dengan menaburkan sprinkle ke atas bola-bola itu, gak lupa ditambahin pita di tusukannya biar makin cantik. Ini baru pertama kali nyoba sih ya jadi simple banget hiasannya, mungkin lain waktu bakal nyoba bentuk-bentuk plus hiasan yang lebih lucu.


Good luck!


Minggu, 08 Juni 2014

#Dreinotdry




C  O  M  I  N  G      S  O  O  N

Minggu, 02 Maret 2014

Bangun

Allah knows the best is truly true.
Alhamdulillah atas perasaan yang bisa dirasakan kembali ini. Setelah semester dua ini diawali dengan ditolak di BEM FISIP UI, lalu latihan reguler KTF yang diperbanyak menjadi 2 kali seminggu dan diterima di FISIPERS. Allah knows the best. Seminggu pertama sedih, pas awal-awal pake banget malahan, karena ditolak bem. Tapi karena udah janji bahwa kalo ditolak bem harus cepet-cepet nyari kegiatan lain, semester 2 gak boleh sehampa semester 1, akhirnya pilihan jatuh ke Fisipers, daftar reporter. Beda dengan pas perekrutan bem, di perekrutan Fisipers gw selow banget. Gak pake deg-degan nunggu pengumuman, bikin tugas juga santai, wawancaranya apalagi. Dan ternyata diterima! Dan dari tahun ke tahun reporter  adalah divisi yang paling banyak peminatnya. Alahamdulillah dikasih kesempatan bisa jadi salah satu dari 8 staf reporter yang ada. Terimakasih juga untuk kadep sosmas dan senbud yang nolak gw, tanpa kalian gw gak akan ikut Fisipers. *ini beneran terimakasih banget, bukan nyindir*

And the journey begin...............

Gw belajar bahwa sense of belonging dan tujuan yang jelas itu sangat penting dalam kehidupan kita. Satu semester pertama kehidupan gw kuliah, jujur, gw gak ngerasa menjadi bagian dari sesuatu yang penting atau berharga di mata gw. Seluruh sense of belonging yang ada di diri gw adalah bawaan dari sebelum kuliah, entah itu keluarga, SMA, SMP atau pun hal lainnya. Setelah dari SD gw selalu punya tujuan dan keinginan jelas apa yang mau dilakuin di setidaknya kurun waktu jangka pendek, bahkan jangka waktu panjang kayak 3 tahun ke depan juga punya, di semester 1 i feel lost. Dunia jadi meluas, banyak banget dimensi yang bisa dipilih. Gak tau mau ngapain, gak tau maunya diri gw apa, gak punya tujuan........... Tujuan yang menjadikan hidup itu lebih semangat.

Semester 1 itu gw tidak sendiri tapi merasa sendiri. Kurang lebih begitu. Sebenarnya gw adalah bagian dari FISIP, Kom, temen-temen kuliah, KTF, 1 kepanitiaan di FISIP dan lain lain. Tapi........hal itu gak mengisi kekosongan diri di bagian "kehidupan setelah SMA". Dan gw tau yang bisa nolong gw adalah diri gw sendiri (dan Allah pastinya). Karena yang bisa nentuin gw maunya apa adalah diri gw sendiri.

Sekarang gw baru bangun dari mati suri. Ada angin sejuk yang ngebuat awan hitam di pikiran bergeser, now i know what i want, at least for the next 2 years. Gw menemukan dunia gw. Kehidupan setelah SMA gw udah tau mau diisi pake apa.

PS : menulis ini membuat gw merasa seperti menelanjangkan pikiran gw selama ini
Milikilah hati yang luas seluas langit biru. Di dalam hati yang luas kamu akan menampung rasa memaafkan yang besar, kekuatan untuk berpikir dan bertindak positif, serta semangat untuk menjelang hari esok yang tidak pernah pudar. Jadilah langit itu
-Seluas Langit Biru, Sitta Karina

Why?

Foto saya
Nabila Nur Sabrina. Bila. Ilmu Komunikasi UI 2013. Menulis karena memori otak tak bertahan selamanya.

Supportive Army

Senin, 14 Juli 2014

#Dreinotdry : Regal Cake Pops

Semester dua udah selesai dan sekarang lagi menjalani tiga bulan hari libur. Ya, sebenernya gak tiga bulan banget sih, sekitar pertengahan Juni-akhir Agustus. Bulan Juni sesudah UAS dipakai untuk latihan KTF, Konser Radha Sarisha III "Bhineka&Puspa". Setelah latihan KTF resmi beres karena sudah lewat hari H maka hari libur gw baru resmi dimulai. Akhir Juni itu langsung masuk ke bulan Ramadhan, yang artinya puasa, yang artinya gak bisa jalan-jalan makan.

Membayar hutang #Dreinotdry. Gw belum nulis apapun di blog ini. Jadi, ini adalah bentuk minta maaf ke diri sendiri gitu deh.

Hari-hari berlalu dengan santai leha-leha di rumah dan gw sangat menikmatinya haha. "Time you enjoy wasting is not wasted time" mungkin bisa menjadi pembelaan gw (Walaupun dalam kasus lain quote ini bisa berakibat fatal).

Setelah leha-leha cukup lama akhirnya memutuskan untuk membayar hutang kepada rencana-rencana liburan yang ada di otak gw selama masa UAS (yap, UAS belum beres udah mikirin liburan duluan). Hasil membayar hutangnya adalah................


Cake Pops adalah kue berbentuk lolipop. Bentuknya bervariasi dari yang standar, bentuk bulat, sampai yang lucu-lucu kayak bertema sesuatu atau karakter animasi, misalnya bentuk minions, karakter dalam film Despicable Me. Kalo dari yang gw liat-liat, cake pops itu kue diancurin terus dibentuk gitu, nah karena males sama kue dan pengen yang praktis, jadilah bahan dasarnya gw subtitusi dengan biskuit Regal.


Bahan-bahannya gampang, di toko bahan kue pasti ada. Bahan-bahannya antara lain :
1. Tusukan
2. Coklat, disini pakai Mercolade Violet Blueberry. Bisa pake warna-warna lain sesuai kreatifitas
3. Biskuit Regal
4. Sprinkle, untuk hiasan
5. Susu kental manis coklat

Bikinnya gampang banget. Prosesnya sama dengan cara bikin kue bola-bola coklat yang ada disini. Bedanya, setelah dibentuk bulat, gak dicelupin ke susu kental manis dan diguling-guling di meses lagi. Setelah dibentuk langsung ditusuk ke tusukan, lalu dicelupin ke coklat yang udah dilelehin terlebih dahulu. Inget, lelehin coklatnya pakai panci diisi air terus ditaro panci lagi di atasnya.


 

Kalo udah kayak gini, tinggal finishing dengan menaburkan sprinkle ke atas bola-bola itu, gak lupa ditambahin pita di tusukannya biar makin cantik. Ini baru pertama kali nyoba sih ya jadi simple banget hiasannya, mungkin lain waktu bakal nyoba bentuk-bentuk plus hiasan yang lebih lucu.


Good luck!


Minggu, 08 Juni 2014

#Dreinotdry




C  O  M  I  N  G      S  O  O  N

Minggu, 02 Maret 2014

Bangun

Allah knows the best is truly true.
Alhamdulillah atas perasaan yang bisa dirasakan kembali ini. Setelah semester dua ini diawali dengan ditolak di BEM FISIP UI, lalu latihan reguler KTF yang diperbanyak menjadi 2 kali seminggu dan diterima di FISIPERS. Allah knows the best. Seminggu pertama sedih, pas awal-awal pake banget malahan, karena ditolak bem. Tapi karena udah janji bahwa kalo ditolak bem harus cepet-cepet nyari kegiatan lain, semester 2 gak boleh sehampa semester 1, akhirnya pilihan jatuh ke Fisipers, daftar reporter. Beda dengan pas perekrutan bem, di perekrutan Fisipers gw selow banget. Gak pake deg-degan nunggu pengumuman, bikin tugas juga santai, wawancaranya apalagi. Dan ternyata diterima! Dan dari tahun ke tahun reporter  adalah divisi yang paling banyak peminatnya. Alahamdulillah dikasih kesempatan bisa jadi salah satu dari 8 staf reporter yang ada. Terimakasih juga untuk kadep sosmas dan senbud yang nolak gw, tanpa kalian gw gak akan ikut Fisipers. *ini beneran terimakasih banget, bukan nyindir*

And the journey begin...............

Gw belajar bahwa sense of belonging dan tujuan yang jelas itu sangat penting dalam kehidupan kita. Satu semester pertama kehidupan gw kuliah, jujur, gw gak ngerasa menjadi bagian dari sesuatu yang penting atau berharga di mata gw. Seluruh sense of belonging yang ada di diri gw adalah bawaan dari sebelum kuliah, entah itu keluarga, SMA, SMP atau pun hal lainnya. Setelah dari SD gw selalu punya tujuan dan keinginan jelas apa yang mau dilakuin di setidaknya kurun waktu jangka pendek, bahkan jangka waktu panjang kayak 3 tahun ke depan juga punya, di semester 1 i feel lost. Dunia jadi meluas, banyak banget dimensi yang bisa dipilih. Gak tau mau ngapain, gak tau maunya diri gw apa, gak punya tujuan........... Tujuan yang menjadikan hidup itu lebih semangat.

Semester 1 itu gw tidak sendiri tapi merasa sendiri. Kurang lebih begitu. Sebenarnya gw adalah bagian dari FISIP, Kom, temen-temen kuliah, KTF, 1 kepanitiaan di FISIP dan lain lain. Tapi........hal itu gak mengisi kekosongan diri di bagian "kehidupan setelah SMA". Dan gw tau yang bisa nolong gw adalah diri gw sendiri (dan Allah pastinya). Karena yang bisa nentuin gw maunya apa adalah diri gw sendiri.

Sekarang gw baru bangun dari mati suri. Ada angin sejuk yang ngebuat awan hitam di pikiran bergeser, now i know what i want, at least for the next 2 years. Gw menemukan dunia gw. Kehidupan setelah SMA gw udah tau mau diisi pake apa.

PS : menulis ini membuat gw merasa seperti menelanjangkan pikiran gw selama ini

Pages