Tampilkan postingan dengan label rumah oranye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah oranye. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

Bangun

Allah knows the best is truly true.
Alhamdulillah atas perasaan yang bisa dirasakan kembali ini. Setelah semester dua ini diawali dengan ditolak di BEM FISIP UI, lalu latihan reguler KTF yang diperbanyak menjadi 2 kali seminggu dan diterima di FISIPERS. Allah knows the best. Seminggu pertama sedih, pas awal-awal pake banget malahan, karena ditolak bem. Tapi karena udah janji bahwa kalo ditolak bem harus cepet-cepet nyari kegiatan lain, semester 2 gak boleh sehampa semester 1, akhirnya pilihan jatuh ke Fisipers, daftar reporter. Beda dengan pas perekrutan bem, di perekrutan Fisipers gw selow banget. Gak pake deg-degan nunggu pengumuman, bikin tugas juga santai, wawancaranya apalagi. Dan ternyata diterima! Dan dari tahun ke tahun reporter  adalah divisi yang paling banyak peminatnya. Alahamdulillah dikasih kesempatan bisa jadi salah satu dari 8 staf reporter yang ada. Terimakasih juga untuk kadep sosmas dan senbud yang nolak gw, tanpa kalian gw gak akan ikut Fisipers. *ini beneran terimakasih banget, bukan nyindir*

And the journey begin...............

Gw belajar bahwa sense of belonging dan tujuan yang jelas itu sangat penting dalam kehidupan kita. Satu semester pertama kehidupan gw kuliah, jujur, gw gak ngerasa menjadi bagian dari sesuatu yang penting atau berharga di mata gw. Seluruh sense of belonging yang ada di diri gw adalah bawaan dari sebelum kuliah, entah itu keluarga, SMA, SMP atau pun hal lainnya. Setelah dari SD gw selalu punya tujuan dan keinginan jelas apa yang mau dilakuin di setidaknya kurun waktu jangka pendek, bahkan jangka waktu panjang kayak 3 tahun ke depan juga punya, di semester 1 i feel lost. Dunia jadi meluas, banyak banget dimensi yang bisa dipilih. Gak tau mau ngapain, gak tau maunya diri gw apa, gak punya tujuan........... Tujuan yang menjadikan hidup itu lebih semangat.

Semester 1 itu gw tidak sendiri tapi merasa sendiri. Kurang lebih begitu. Sebenarnya gw adalah bagian dari FISIP, Kom, temen-temen kuliah, KTF, 1 kepanitiaan di FISIP dan lain lain. Tapi........hal itu gak mengisi kekosongan diri di bagian "kehidupan setelah SMA". Dan gw tau yang bisa nolong gw adalah diri gw sendiri (dan Allah pastinya). Karena yang bisa nentuin gw maunya apa adalah diri gw sendiri.

Sekarang gw baru bangun dari mati suri. Ada angin sejuk yang ngebuat awan hitam di pikiran bergeser, now i know what i want, at least for the next 2 years. Gw menemukan dunia gw. Kehidupan setelah SMA gw udah tau mau diisi pake apa.

PS : menulis ini membuat gw merasa seperti menelanjangkan pikiran gw selama ini

Senin, 20 Januari 2014

CL-bukan Commuter Line

Sadar gak sih ada sesuatu yang gak pernah diceritain disini padahal udah berlangsung kurang lebih 6 bulan?

MY COLLEGE LIFE

Seperti yang tertulis di pojok kanan atas bahwa memori otak gak bertahan selamanya jadi post ini wajib jadi pengingat gw. Biarkan gambar yang lebih banyak berbicara. Random aja ya yang dimasukin, banyak yang gak ada fotonya di laptop dan ini gak sesuai kronologis.
Optimus :)

Abis wawancara ketua BEM FKM untuk tugas OKK di Perpusat UI. Kelompok OKK Optimus! Diketuai Fikri Ichsan(FK). Anggotanya gw(FISIP), Rau(FE), Bertha(FE), Puput(FK), Atika(FISIP), Pipit (FIK), Qorib(FISIP), Aby(FE), Chandra(FISIP). Btw yang Chandra itu cuma ketemu sekali karena dia orang Jambi yang udah keburu pulang kampung, sedangkan yang lainnya semua orang Bogor.

Eaaaa. Lagi OKK tetep sempet foto, anak MB(Meriam Baja) semua lagi. Satu kata untuk OKK = PANAS
Maba bau jakun yang baru dibuka plastiknya. Gw-Novia-Rau

Wisuda
Pas wisuda dan tetep bareng mereka. Raudah, Indi, Regia. Lagu favorit-Keroncong Kemayoran

Tuh kan. Udah lupa ini pas kapan. Lagi wisuda juga kalo gak salah. 1 for Smansa ceritanya
Kelompok PSAK(Ospek FISIP), Kelompok 6 dengan mentor Kak Vanessa dan Kak Septi
Tibum terfavorit. Liat sekucelnya abis ospek

Bikin nametag Telivisi bareng kom2013 depan gdg.G FISIP. Ini malem-malem

Nametag. Gw-Ana-Refisca-Dara
Foto Angkatan Komunikasi 2013 (yang tidak lengkap) untuk keperluan Ospek

Perkenalkan ketua angkatan kom2013, Galarizky wiragaxbasjcb. Di group kom emang suka pada main meme jadi ya pake aja ya foto ini cuma punya ini 
Ngantri mau wawancara senior untuk tugas Comspire. Inget banget ini nungguin Kak Diko dan lama banget wawancaranya. Bareng Aci, Ana, Trysia, Atika

Jam-jam gabut antara jam kuliah dan jam kumpul ospek. Ana-gw-Cicel

Kompetisi Maba FISIP. Selain Olimfis ada *duhkenapagwlupayangilmunamanyaapa* sama GelasMaba 


Udah ada post nya sendiri ini. Pagelaran KTF Nari Mataya Lokatara
Malam inagurasi KTF(Komunitas Tari Fisip)

COMSPIRE(Ospek Kom) BERES!
hati-hati jaga diri, jangan coba lawan kami *penggalan lagu angkatan*

Seminar pertama yang diikutin di masa perkuliahan. Tentang Citizen Journalism diselenggarakan oleh FISIPERS dalam rangka FISIPERS DAYS

Salah satu anak kom2013, Aga(dan Wildan) memanfaatkan beli slurpee sepuasnya dengan harga *berapa lupa*. Mereka beli 2 galon. Se-pu-as-nya. Terserah. Epic. Harus dimasukin kesini

Kelas PIK(Pengantar Ilmu Komunikasi) C with Mba Kicky. Sebelum diajar katanya dosen ini enak banget dan terfavorit, dan........betul!

Acara kom, CommArtFest 2013 @Salihara. Ini H-2 UAS
Kalo mau UTS sama UAS group isinya ginian semua

Ya, begitulah kira-kira, banyak yang gak tercantum disini.

Kamis, 17 Oktober 2013

Mata Dimanja Telinga Terhanyut


Mata dimanjakan oleh gerak tubuh penari tradisional dan modern, telinga terhanyut oleh musik tradisional yang indah. Semua itu didapat hanya dengan menyaksikan pagelaran Komunitas Tari FISIP Universitas Indonesia (KTF UI) Nari Mataya Lokatara ”Perempuan yang Menari dengan Luar Biasa” .
            Nari Mataya Lokatara dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013 bertempat di gedung Sapta Pesona, Jakarta. Nari Mataya Lokatara merupakan pagelaran pertama yang diadakan oleh KTF UI setelah sebelumnya KTF UI pernah menampilkan dua buah konser gelar pamit dalam rangka keberangkatan misi budaya ke Eropa pada tahun 2011 dan 2012.
            Nari Mataya Lokatara menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nari yang berasal dari keluarga penari. Kisah dimulai saat Nari diberi kesempatan untuk tampil bersama keluarga, tetapi ia tidak mampu memberikan yang terbaik. Dengan keinginan yang kuat untuk bisa menari, Nari diberi sebuah buku pedoman yang membawa dirinya berkelana ke dunia lain, dunia Nari belajar menari, belajar cinta, dan mengahajar gangguan yang ada.
            Pagelaran dibuka pada pukul 19.00 WIB dengan tari melayu, tari Lenggang Maye. Tarian ini menjadi tari pembuka karena merupakan tari selamat datang untuk menyambut tamu-tamu penting dalam sebuah pesta adat di tanah melayu. Dalam pagelaran kali ini berbeda dengan konser gelar pamit, KTF UI tidak hanya menampilkan tarian tradisonal tetapi juga tarian kontemporer dan modern. Jumlah tarian yang ditampilkan ada delapan yaitu tari Lenggang Maye, tari Jawaroayu, tari Topeng Nindak, tarian Hip-Hop, tari Kalimantan Zalecha, tari Kontemporer, tari Zabet dan terakhir Sexy Dance. Tari tradisional tidak akan berjalan mulus tanpa bantuan para pemusik KTF UI yang tidak kalah hebatnya. Selain itu, pagelaran Nari Mataya Lokatara juga mengusung konsep tarian yang dikombinasi dengan drama, bekerja sama dengan komunitas teater FISIP UI.
            Tarian yang paling saya sukai adalah tari Topeng Nindak. Tari Topeng Nindak terdiri dari penari perempuan dan laki-laki, tarian ini menceritakan tentang keinginan seorang perempuan yang ingin belajar menari, namun melupakan inti dari usahanya dalam belajar menari, yaitu proses. Hal yang saya sukai dari tarian ini selain karena tari ini terdiri dari penari perempuan dan laki-laki adalah energi yang saya dapat setelah menyasksikan tarian ini. Pada tarian sebelumnya, tari Melayu Lenggang Maye, terlihat keanggunan dari seorang penari perempuan sedangkan tari Topeng Nindak terkesan lebih semangat karena hentakan kakinya. Tari Kontemporer yang menceritakan pasangan  yang saling jatuh cinta dan sedang asik bersama tetapi diganggu oleh makhluk halus yang mengancam mereka pun tidak kalah kerennya, tari kontemporer ini sangat indah dan memukau mata.
            Sangat disayangkan, menurut pandangan saya akan lebih baik jika tarian penutup pagelaran Nari Mataya Lokatara ini adalah tari tradisional. Tarian modern sebaiknya disisipkan pada tengah pagelaran dan tarian penutupnya tetap tarian tradisional. Selain itu, durasi yang diberikan khusus untuk pemusik tampil terlalu singkat sehingga keahlian pemusik dalam memainkan alat musiknya kurang terekspos.
            Secara keseluruhan anda pasti tidak merasa rugi menyaksikan pagelaran KTF UI Nari Mataya Lokatara, sebuah persembahan dan bentuk kreatifitas anak muda dalam bentuk tari tradisonal, kontemporer, dan modern yang dikombinasikan dengan drama ringan dan menghibur. Harapan saya untuk Komunitas Tari FISIP UI semoga pagelaran seperti ini dapat menjadi annual event dan tetap dikemas dengan kreatif dan lebih rapi lagi. Selain itu semoga KTF UI dapat berkembang menjadi komunitas tari yang bagus dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya warga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.






Nabila Nur Sabrina - Ilmu Komunikasi UI 2013


Rabu, 02 Oktober 2013

Misi Kefotul

10.19 tercetus misi Kefotul. Apa itu Kefotul?
Milikilah hati yang luas seluas langit biru. Di dalam hati yang luas kamu akan menampung rasa memaafkan yang besar, kekuatan untuk berpikir dan bertindak positif, serta semangat untuk menjelang hari esok yang tidak pernah pudar. Jadilah langit itu
-Seluas Langit Biru, Sitta Karina

Why?

Foto saya
Nabila Nur Sabrina. Bila. Ilmu Komunikasi UI 2013. Menulis karena memori otak tak bertahan selamanya.

Supportive Army

Tampilkan postingan dengan label rumah oranye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rumah oranye. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Maret 2014

Bangun

Allah knows the best is truly true.
Alhamdulillah atas perasaan yang bisa dirasakan kembali ini. Setelah semester dua ini diawali dengan ditolak di BEM FISIP UI, lalu latihan reguler KTF yang diperbanyak menjadi 2 kali seminggu dan diterima di FISIPERS. Allah knows the best. Seminggu pertama sedih, pas awal-awal pake banget malahan, karena ditolak bem. Tapi karena udah janji bahwa kalo ditolak bem harus cepet-cepet nyari kegiatan lain, semester 2 gak boleh sehampa semester 1, akhirnya pilihan jatuh ke Fisipers, daftar reporter. Beda dengan pas perekrutan bem, di perekrutan Fisipers gw selow banget. Gak pake deg-degan nunggu pengumuman, bikin tugas juga santai, wawancaranya apalagi. Dan ternyata diterima! Dan dari tahun ke tahun reporter  adalah divisi yang paling banyak peminatnya. Alahamdulillah dikasih kesempatan bisa jadi salah satu dari 8 staf reporter yang ada. Terimakasih juga untuk kadep sosmas dan senbud yang nolak gw, tanpa kalian gw gak akan ikut Fisipers. *ini beneran terimakasih banget, bukan nyindir*

And the journey begin...............

Gw belajar bahwa sense of belonging dan tujuan yang jelas itu sangat penting dalam kehidupan kita. Satu semester pertama kehidupan gw kuliah, jujur, gw gak ngerasa menjadi bagian dari sesuatu yang penting atau berharga di mata gw. Seluruh sense of belonging yang ada di diri gw adalah bawaan dari sebelum kuliah, entah itu keluarga, SMA, SMP atau pun hal lainnya. Setelah dari SD gw selalu punya tujuan dan keinginan jelas apa yang mau dilakuin di setidaknya kurun waktu jangka pendek, bahkan jangka waktu panjang kayak 3 tahun ke depan juga punya, di semester 1 i feel lost. Dunia jadi meluas, banyak banget dimensi yang bisa dipilih. Gak tau mau ngapain, gak tau maunya diri gw apa, gak punya tujuan........... Tujuan yang menjadikan hidup itu lebih semangat.

Semester 1 itu gw tidak sendiri tapi merasa sendiri. Kurang lebih begitu. Sebenarnya gw adalah bagian dari FISIP, Kom, temen-temen kuliah, KTF, 1 kepanitiaan di FISIP dan lain lain. Tapi........hal itu gak mengisi kekosongan diri di bagian "kehidupan setelah SMA". Dan gw tau yang bisa nolong gw adalah diri gw sendiri (dan Allah pastinya). Karena yang bisa nentuin gw maunya apa adalah diri gw sendiri.

Sekarang gw baru bangun dari mati suri. Ada angin sejuk yang ngebuat awan hitam di pikiran bergeser, now i know what i want, at least for the next 2 years. Gw menemukan dunia gw. Kehidupan setelah SMA gw udah tau mau diisi pake apa.

PS : menulis ini membuat gw merasa seperti menelanjangkan pikiran gw selama ini

Senin, 20 Januari 2014

CL-bukan Commuter Line

Sadar gak sih ada sesuatu yang gak pernah diceritain disini padahal udah berlangsung kurang lebih 6 bulan?

MY COLLEGE LIFE

Seperti yang tertulis di pojok kanan atas bahwa memori otak gak bertahan selamanya jadi post ini wajib jadi pengingat gw. Biarkan gambar yang lebih banyak berbicara. Random aja ya yang dimasukin, banyak yang gak ada fotonya di laptop dan ini gak sesuai kronologis.
Optimus :)

Abis wawancara ketua BEM FKM untuk tugas OKK di Perpusat UI. Kelompok OKK Optimus! Diketuai Fikri Ichsan(FK). Anggotanya gw(FISIP), Rau(FE), Bertha(FE), Puput(FK), Atika(FISIP), Pipit (FIK), Qorib(FISIP), Aby(FE), Chandra(FISIP). Btw yang Chandra itu cuma ketemu sekali karena dia orang Jambi yang udah keburu pulang kampung, sedangkan yang lainnya semua orang Bogor.

Eaaaa. Lagi OKK tetep sempet foto, anak MB(Meriam Baja) semua lagi. Satu kata untuk OKK = PANAS
Maba bau jakun yang baru dibuka plastiknya. Gw-Novia-Rau

Wisuda
Pas wisuda dan tetep bareng mereka. Raudah, Indi, Regia. Lagu favorit-Keroncong Kemayoran

Tuh kan. Udah lupa ini pas kapan. Lagi wisuda juga kalo gak salah. 1 for Smansa ceritanya
Kelompok PSAK(Ospek FISIP), Kelompok 6 dengan mentor Kak Vanessa dan Kak Septi
Tibum terfavorit. Liat sekucelnya abis ospek

Bikin nametag Telivisi bareng kom2013 depan gdg.G FISIP. Ini malem-malem

Nametag. Gw-Ana-Refisca-Dara
Foto Angkatan Komunikasi 2013 (yang tidak lengkap) untuk keperluan Ospek

Perkenalkan ketua angkatan kom2013, Galarizky wiragaxbasjcb. Di group kom emang suka pada main meme jadi ya pake aja ya foto ini cuma punya ini 
Ngantri mau wawancara senior untuk tugas Comspire. Inget banget ini nungguin Kak Diko dan lama banget wawancaranya. Bareng Aci, Ana, Trysia, Atika

Jam-jam gabut antara jam kuliah dan jam kumpul ospek. Ana-gw-Cicel

Kompetisi Maba FISIP. Selain Olimfis ada *duhkenapagwlupayangilmunamanyaapa* sama GelasMaba 


Udah ada post nya sendiri ini. Pagelaran KTF Nari Mataya Lokatara
Malam inagurasi KTF(Komunitas Tari Fisip)

COMSPIRE(Ospek Kom) BERES!
hati-hati jaga diri, jangan coba lawan kami *penggalan lagu angkatan*

Seminar pertama yang diikutin di masa perkuliahan. Tentang Citizen Journalism diselenggarakan oleh FISIPERS dalam rangka FISIPERS DAYS

Salah satu anak kom2013, Aga(dan Wildan) memanfaatkan beli slurpee sepuasnya dengan harga *berapa lupa*. Mereka beli 2 galon. Se-pu-as-nya. Terserah. Epic. Harus dimasukin kesini

Kelas PIK(Pengantar Ilmu Komunikasi) C with Mba Kicky. Sebelum diajar katanya dosen ini enak banget dan terfavorit, dan........betul!

Acara kom, CommArtFest 2013 @Salihara. Ini H-2 UAS
Kalo mau UTS sama UAS group isinya ginian semua

Ya, begitulah kira-kira, banyak yang gak tercantum disini.

Kamis, 17 Oktober 2013

Mata Dimanja Telinga Terhanyut


Mata dimanjakan oleh gerak tubuh penari tradisional dan modern, telinga terhanyut oleh musik tradisional yang indah. Semua itu didapat hanya dengan menyaksikan pagelaran Komunitas Tari FISIP Universitas Indonesia (KTF UI) Nari Mataya Lokatara ”Perempuan yang Menari dengan Luar Biasa” .
            Nari Mataya Lokatara dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013 bertempat di gedung Sapta Pesona, Jakarta. Nari Mataya Lokatara merupakan pagelaran pertama yang diadakan oleh KTF UI setelah sebelumnya KTF UI pernah menampilkan dua buah konser gelar pamit dalam rangka keberangkatan misi budaya ke Eropa pada tahun 2011 dan 2012.
            Nari Mataya Lokatara menceritakan kisah seorang perempuan bernama Nari yang berasal dari keluarga penari. Kisah dimulai saat Nari diberi kesempatan untuk tampil bersama keluarga, tetapi ia tidak mampu memberikan yang terbaik. Dengan keinginan yang kuat untuk bisa menari, Nari diberi sebuah buku pedoman yang membawa dirinya berkelana ke dunia lain, dunia Nari belajar menari, belajar cinta, dan mengahajar gangguan yang ada.
            Pagelaran dibuka pada pukul 19.00 WIB dengan tari melayu, tari Lenggang Maye. Tarian ini menjadi tari pembuka karena merupakan tari selamat datang untuk menyambut tamu-tamu penting dalam sebuah pesta adat di tanah melayu. Dalam pagelaran kali ini berbeda dengan konser gelar pamit, KTF UI tidak hanya menampilkan tarian tradisonal tetapi juga tarian kontemporer dan modern. Jumlah tarian yang ditampilkan ada delapan yaitu tari Lenggang Maye, tari Jawaroayu, tari Topeng Nindak, tarian Hip-Hop, tari Kalimantan Zalecha, tari Kontemporer, tari Zabet dan terakhir Sexy Dance. Tari tradisional tidak akan berjalan mulus tanpa bantuan para pemusik KTF UI yang tidak kalah hebatnya. Selain itu, pagelaran Nari Mataya Lokatara juga mengusung konsep tarian yang dikombinasi dengan drama, bekerja sama dengan komunitas teater FISIP UI.
            Tarian yang paling saya sukai adalah tari Topeng Nindak. Tari Topeng Nindak terdiri dari penari perempuan dan laki-laki, tarian ini menceritakan tentang keinginan seorang perempuan yang ingin belajar menari, namun melupakan inti dari usahanya dalam belajar menari, yaitu proses. Hal yang saya sukai dari tarian ini selain karena tari ini terdiri dari penari perempuan dan laki-laki adalah energi yang saya dapat setelah menyasksikan tarian ini. Pada tarian sebelumnya, tari Melayu Lenggang Maye, terlihat keanggunan dari seorang penari perempuan sedangkan tari Topeng Nindak terkesan lebih semangat karena hentakan kakinya. Tari Kontemporer yang menceritakan pasangan  yang saling jatuh cinta dan sedang asik bersama tetapi diganggu oleh makhluk halus yang mengancam mereka pun tidak kalah kerennya, tari kontemporer ini sangat indah dan memukau mata.
            Sangat disayangkan, menurut pandangan saya akan lebih baik jika tarian penutup pagelaran Nari Mataya Lokatara ini adalah tari tradisional. Tarian modern sebaiknya disisipkan pada tengah pagelaran dan tarian penutupnya tetap tarian tradisional. Selain itu, durasi yang diberikan khusus untuk pemusik tampil terlalu singkat sehingga keahlian pemusik dalam memainkan alat musiknya kurang terekspos.
            Secara keseluruhan anda pasti tidak merasa rugi menyaksikan pagelaran KTF UI Nari Mataya Lokatara, sebuah persembahan dan bentuk kreatifitas anak muda dalam bentuk tari tradisonal, kontemporer, dan modern yang dikombinasikan dengan drama ringan dan menghibur. Harapan saya untuk Komunitas Tari FISIP UI semoga pagelaran seperti ini dapat menjadi annual event dan tetap dikemas dengan kreatif dan lebih rapi lagi. Selain itu semoga KTF UI dapat berkembang menjadi komunitas tari yang bagus dan diapresiasi oleh masyarakat, khususnya warga Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia.






Nabila Nur Sabrina - Ilmu Komunikasi UI 2013


Rabu, 02 Oktober 2013

Misi Kefotul

10.19 tercetus misi Kefotul. Apa itu Kefotul?

Pages